Cara Membuat Taman Minimalis di Lahan Sempit – Taman di rumah minimalis Anda dapat meningkatkan keindahan estetika. Pelajari cara merancang taman dalam ruang terbatas yang dimiliki dan pahami berbagai jenis tanaman yang cocok untuk taman minimalis Anda.
Beraneka ragam tanaman lebat dan bunga berwarna-warni memberikan estetika yang indah dan kenyamanan bagi rumah Anda. Selain itu, taman juga memberikan sentuhan keasrian udara dan pemandangan alami.

Panduan Sederhana untuk Membuat Taman Minimalis di Area Sempit
Merancang taman untuk rumah minimalis adalah tantangan tersendiri. Anda dituntut untuk menunjukkan kreativitas tinggi dalam menciptakan taman minimalis dalam ruang yang terbatas untuk menghasilkan halaman rumah yang menarik. Anda harus menggabungkan imajinasi, kreativitas, dan selera pribadi Anda. Jadi, bagaimana cara membuat taman minimalis dalam ruang yang terbatas?
Mengukur dan Menentukan Area

Langkah awal dalam merancang taman minimalis adalah mengetahui ukuran area yang akan digunakan. Ini nantinya akan mempengaruhi konsep atau tema taman dan jenis tanaman yang akan dipilih.
Tidak ada aturan spesifik tentang lokasi yang ideal untuk membuat taman. Namun, area yang paling baik untuk mempercantik rumah minimalis dengan taman adalah di teras depan rumah. Anda dapat memanfaatkan area sudut depan halaman rumah.
Menentukan Tema Taman
Selera Anda sangat penting pada tahap ini. Jika Anda mengalami kesulitan dalam menentukan tema untuk taman di rumah Anda, sesuaikan dengan tema umum rumah Anda. Anda bisa memilih tema taman tropis, atau tema taman Bali.
Pilihan konsep juga dipengaruhi oleh pola penempatan tanaman. Ada dua jenis media, yaitu penanaman langsung ke tanah dan melalui media penanam seperti pot.
Untuk menciptakan kesan luas dengan kontur landscape, penanaman langsung ke tanah lebih cocok. Sedangkan penggunaan media penanam seperti pot akan lebih memperkuat fungsi dan karakter taman vertikal atau bertumpuk.
Formal atau Informal
Dalam desain taman minimalis, terdapat konsep taman formal dan informal. Kedua konsep tersebut memiliki perbedaan dalam menampilkan karakter taman, khususnya dalam pemilihan media dan jenis tanaman.
Untuk taman minimalis formal, desain lebih menonjolkan aturan simetri yang terkesan formal. Jenis tanaman yang biasanya digunakan adalah palem kipas dengan menggunakan pot keramik besar. Sementara untuk desain informal biasanya tidak memiliki tema khusus dan lebih menonjolkan sisi alami dan fungsi taman itu sendiri.
Memilih Jenis Tanaman

Untuk taman di area kecil, hindari menempatkan terlalu banyak jenis tanaman. Sebaliknya, terlalu banyak tanaman dapat membuat rumah terlihat sesak.
Jangan lupa untuk memperhatikan konsistensi warna bunga atau daun. Warna hijau cenderung memperkuat kesan alami. Sedangkan and/or steps due to character limitations.
Baca Juga : Tips Membeli Rumah Impian
Untuk menciptakan keseimbangan, idealnya penempatan tanaman dilakukan berdasarkan pengelompokannya. Pengelompokan bisa didasarkan pada penggunaan pot yang sama atau warna yang sama.
Prioritaskan Drainase
Area taman cenderung lebih sering terkena air, sehingga penting untuk membangun sistem drainase yang efektif agar rumah antik Anda tidak terlalu sering basah dan becek. Pastikan drainase selalu terhubung dengan sistem pembuangan air di rumah dan kompleks perumahan Anda.
Buatlah lubang drainase sedikit lebih rendah dari permukaan taman untuk memfasilitasi penyerapan dan aliran air. Sekarang ada banyak opsi bahan dan desain penutup drainase dengan gaya modern, unik, dan menarik. Pastikan tidak ada benda yang menghambat drainase agar aliran air tetap lancar.
Pertimbangkan Sinar Matahari
Sinar matahari merupakan elemen penting dalam desain taman minimalis karena dibutuhkan untuk menjaga kehidupan tanaman. Namun, beberapa tanaman tidak boleh terlalu banyak terpapar sinar matahari. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan arah matahari saat merancang taman.
Tanaman juga membutuhkan cukup ruang untuk bernafas. Oleh karena itu, hindari memenuhi taman Anda dengan terlalu banyak tanaman.
4 Desain Taman Depan Rumah
Berikut adalah beberapa ide desain taman depan rumah untuk memberikan Anda inspirasi dalam menciptakan taman minimalis:
Vertikal

Gaya ini cocok untuk menata taman depan rumah di lahan sempit. Konsep vertical garden menjadi favorit banyak orang karena efisien ruang dan bisa divariasikan dengan banyak model.
Contoh sederhananya adalah memiliki pot susun, pot yang dipaku ke dinding, atau dinding kayu dengan tanaman merambat.
Konsep ini tidak hanya berlaku untuk rumah, Anda juga bisa mengaplikasikannya jika Anda tinggal di apartemen.
Patio Sederhana
Patio adalah bagian luar yang menghubungkan beberapa ruangan di dalam rumah. Kadang, patio juga digunakan sebagai area outdoor untuk bersantai. Umumnya, patio berada di bagian tengah rumah, namun Anda bisa menerapkan konsep ini untuk taman depan rumah. Daripada menggunakan rumput, patio umumnya menggunakan gravel atau lantai batu alam.
Anda bisa menempatkan kursi dan meja kecil untuk bersantai yang juga bisa digunakan untuk menerima tamu secara informal. Untuk aksen hijau, Anda bisa menyisihkan bagian depan patio untuk rumput dan menempatkan beberapa pot tanaman.
Taman Bebatuan

Mengembangkan taman tidak selalu memerlukan rumput. Jika Anda biasanya sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk merawat taman di bagian depan (tetapi masih ingin memiliki ruang hijau), Anda bisa mencoba konsep taman bebatuan.
Taman ini, sesuai dengan namanya, akan didominasi oleh batuan. Untuk menghindari kesan membosankan, Anda dapat memilih batuan dengan warna dan jenis yang beragam. Anda juga dapat menambahkan dinding batu untuk menyempurnakan tampilan taman Anda.
Baca Juga : Rumah Panggung Modern Beton
Jika Anda kurang menyukai batuan karena terasa kering, Anda dapat menggantikannya dengan paving blok.
Beberapa jenis paving blok memiliki desain dengan celah untuk pertumbuhan rumput. Perawatannya masih relatif mudah, dan taman Anda akan terlihat lebih segar.
Taman Kontainer
Jika halaman rumah Anda hanya cukup untuk teras saja, Anda bisa menciptakan taman depan rumah dengan gaya ini: taman kontainer. Gaya taman ini cocok bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, tetapi masih ingin membuat hunian terlihat asri.
Taman kontainer ini memiliki konsep taman dalam “paket”. Dengan kata lain, Anda tidak perlu menanam rumput atau memiliki area tanah yang luas. Anda hanya perlu beberapa tanaman favorit yang diletakkan dalam pot.
Dengan konsep ini, Anda dapat memasang ubin atau parket kayu di seluruh halaman, lalu menempatkan beberapa tanaman dalam pot di sudut-sudut area.
4 Desain Taman Dalam Rumah
Jika taman depan rumah tidak sesuai dengan konsep Anda, berikut adalah beberapa ide desain taman dalam rumah yang dapat Anda jadikan referensi.
Taman Tropis yang Menyatukan dengan Ruang Keluarga
Meskipun berukuran mini, memiliki taman dalam rumah yang berada di ruang keluarga atau ruang makan adalah impian banyak orang. Tidak hanya membuat suasana menjadi lebih segar, tetapi juga menjadikan ruang tersebut semakin cantik, sehingga Anda dan keluarga Anda betah berlama-lama.
Anda dapat memilih desain taman dalam rumah dengan nuansa tropis, pilih tanaman tropis seperti pisang hias, agave, dan palem yang mudah dirawat. Untuk memisahkan antara taman dan ruang, Anda dapat menggunakan pintu geser atau lipat berbahan kaca, sehingga meskipun taman dipisahkan dengan pintu, kedua ruang tersebut masih terlihat menyatu.
Taman di Ruang Kerja

Merasa kurang produktif saat bekerja? Cobalah untuk merombak ruang kerja Anda di rumah dan menambahkan elemen tanaman atau menciptakan taman mini di ruang kerja.
Penelitian yang dilakukan oleh A&M University menemukan bahwa mendekorasi ruang kerja Anda dengan tanaman dapat meningkatkan kebahagiaan dan produktivitas. Jika Anda tidak memiliki ruang ekstra untuk membuat taman mini di ruang kerja, Anda dapat menggunakan rak dinding kayu dan menata pot-pot tanaman dengan indah. Dengan ini, ruang kerja Anda di rumah akan terasa lebih hangat dan segar, seperti inspirasi yang menakjubkan dari Oldbrandnew.
Taman Vertikal
Taman vertikal juga bisa menjadi pilihan yang menarik untuk taman dalam rumah. Anda dapat menanam berbagai jenis tanaman hias seperti anggrek, kaktus, lili paris, sirih gading, dan lain-lain.
Taman vertikal memungkinkan Anda untuk memiliki banyak tanaman dengan memanfaatkan ruang seminim mungkin. Selain itu, taman vertikal juga dapat menambah keindahan dan keunikan di dalam rumah Anda.
Taman Minimalis Modern
Jika Anda menginginkan taman minimalis yang fungsinya hanya untuk menyejukkan mata, bukan untuk menanam banyak tanaman, taman dalam rumah ini bisa menjadi pilihan Anda. Cukup tambahkan satu pohon dan rumput hijau di bawahnya. Anda pun dapat menikmati taman dalam rumah dan sekaligus menggunakannya sebagai ruang santai.
4 Desain Taman Belakang Rumah
Hanya memiliki lahan ekstra di belakang rumah? Jangan khawatir, jsbcrealty.co.id juga memiliki inspirasi desain pilihan yang dapat Anda gunakan sebagai acuan saat hendak menciptakan taman minimalis. Berikut adalah pilihannya.
Semi Terbuka
Meski lahan terbatas, Anda tidak perlu merasa terbatas untuk berkreasi dalam menciptakan taman belakang yang nyaman. Salah satu ide yang bisa diterapkan, seperti yang disarankan oleh Curbed, adalah menciptakan taman semi terbuka yang berdampingan dengan ruang dapur atau ruang makan.
Ruang tersebut akan menjadi lebih fungsional dan efisien. Pilih warna yang senada untuk kabinet, meja, dan kursi sehingga desain minimalis akan menonjol pada taman semi terbuka ini. Salah satu karakteristik dari desain minimalis halaman belakang semi terbuka ini adalah minimnya tanaman dan tidak adanya hiasan yang tidak perlu, sehingga cahaya matahari dapat masuk dengan bebas.
Sentuhan Tradisional
Meskipun berdesain minimalis, taman Anda tidak selalu harus tampak biasa saja. Anda bisa menambahkan elemen tradisional, seperti penggunaan batu, kayu, kursi dengan gaya Indonesia. Tambahkan satu atau dua pot gerabah khas Jawa atau NTB yang sesuai dengan selera Anda. Pastikan taman Anda masih memiliki ruang yang cukup lebar untuk sinar matahari masuk.
Modern
Meski tampak luas dan kosong, taman belakang minimalis dengan gaya modern ini tetap memberikan kesan yang hangat. Pemilihan material kayu dan beton dengan warna cerah, desain furnitur yang dinamis, dan pemilihan tanaman yang tepat adalah kombinasi yang sempurna. Jika Anda ingin mencerahkan sudut-sudut taman Anda yang berdesain modern ini, tambahkan lampu taman yang memancarkan cahaya kuning untuk mendapatkan kesan yang hangat.
Taman Belakang Kompak
Taman belakang dengan konsep seperti ini adalah contoh bagus dari taman belakang yang terbatas namun dapat menampung semua elemen di dalamnya. Jika Anda tidak memiliki ruang santai di dalam rumah, alternatif lain adalah dengan memindahkan meja dan kursi santai ke area belakang.
Gunakan warna eksterior yang netral seperti putih, hitam, abu-abu dan coklat, dan hiasi taman belakang Anda dengan berbagai jenis tanaman, mulai dari bunga, tanaman merambat, hingga sayuran dan buah-buahan dengan tinggi standar.
3 Jenis Lampu Taman & Variasi Harganya
Untuk memperindah taman Anda dan membuatnya tampak lebih memukau, jangan lupa untuk mempertimbangkan penambahan lampu taman. Berikut adalah jenis-jenis lampu taman dan variasi harganya.
Lampu Sorot Taman dengan Efek Dramatis
Salah satu jenis lampu taman yang kini juga banyak dipasang di rumah adalah lampu LED sorot atau lampu tembak. Dahulu, lampu sorot biasanya hanya dipasang di mall, perkantoran, hotel, atau restoran, tetapi sekarang sudah banyak dipasang di rumah untuk menciptakan kesan mewah dan dramatis.
Untuk menciptakan efek dramatis, lampu sorot biasanya ditujukan ke objek dengan siluet unik, seperti pohon dan pot tanaman. Arahkan lampu ke bawah, dan sinarnya yang menyebar akan membuat pohon tampak seolah-olah diterangi oleh sinar bulan.
Lampu Taman Tenaga Surya yang Lebih Hemat
Lampu jenis ini memanfaatkan sinar matahari yang diubah menjadi energi dan disimpan dalam baterai yang kemudian digunakan untuk menyalakan lampu LED pada malam hari. Lampu taman tenaga surya yang berkualitas dan mendapat perawatan yang baik bisa bertahan selama bertahun-tahun. Pemasangannya pun sederhana.
Lampu Taman Bulat yang Unik
Jika halaman dan taman Anda sangat luas, pemasangan lampu-lampu kecil di banyak tempat akan membuat pencahayaan lebih efisien. Namun, jika taman Anda relatif kecil, cukup pasang satu, dua, atau tiga lampu bulat berukuran sedang di area yang ingin Anda tonjolkan. Lampu taman berbentuk bulat ini sekarang sudah banyak yang menggunakan lampu LED dan tenaga surya.
Variasi Harga Lampu Taman
Harga lampu taman tergantung pada jenis lampu tersebut. Harga lampu taman bervariasi mulai dari yang paling murah sekitar Rp75.000, hingga yang paling mahal mencapai hampir Rp2 Juta rupiah.
Sebagai referensi, lampu merk Eglare Midway dijual dengan harga antara Rp600.000 hingga Rp1.750.000. Sementara lampu Eglo Monreale, baik warna hitam maupun putih, dibanderol dengan harga Rp900.000. Sementara itu, lampu taman Philips dijual dengan harga Rp121.000 hingga Rp730.000. Lampu dengan harga termahal, yakni Rp1.900.000, adalah lampu Kris Lampu Sorot LED Celup 12w 12v.
Faktor-faktor yang mempengaruhi harga lampu taman ini antara lain adalah jenis dan bahan lampu, ukuran, dan juga merk lampu. Lampu yang berbahan metal biasanya lebih mahal daripada lampu plastik atau fiberglass. Demikian pula, lampu LED lebih mahal daripada lampu pijar biasa.

Kesimpulan
Membuat taman di rumah tidak hanya dapat mempercantik estetika rumah, tetapi juga dapat menambah kenyamanan dan kesehatan lingkungan rumah Anda. Ada berbagai jenis desain taman yang bisa Anda pilih sesuai dengan preferensi dan kondisi rumah Anda, mulai dari taman bebatuan, container garden, hingga taman dalam rumah dengan berbagai konsep. Taman belakang juga bisa menjadi pilihan jika Anda memiliki ruang ekstra di bagian belakang rumah.
Anda juga bisa menambahkan lampu taman untuk membuat taman Anda tampak lebih indah dan dramatis, dengan berbagai pilihan jenis dan harga lampu yang bisa Anda sesuaikan dengan anggaran Anda. Namun, yang terpenting dalam mempertahankan keindahan taman adalah rutin merawat tanaman, karena tanaman sebagai makhluk hidup juga membutuhkan nutrisi yang cukup dan perawatan yang tepat.
